[Live Healthy be Happy] Jaga Asupan Nutrisi untuk Kuat dari Dalam

Dibanding terus mengutuk keadaan, seharusnya aku memang lebih baik fokus pada hal-hal yang bisa aku kerjakan. Hal inilah yang akhirnya memacuku menjadi seseorang yang lebih kreatif. Bagaimana lagi, sementara ini kita belum bisa bergerak leluasa di luar rumah seperti sebelum pandemi menyapa. Secara tidak langsung, hobi yang baru aku jalani ini ternyata mengajariku tentang bagaimana … Read more

Pizza oh Pizza!

Adalah cerita ngalor-ngidul tentang pizza. Kejadian pertama saat beli jajan pasar di sebuah tempat. Aku mendengar seorang ibu sedang menilai pizza yang dibungkus dalam kemasan biasa. “Wah, ini bukan keju Mozarella ini pakai keju Kraft, nggak meleleh!” sambil menjep-menjep mengeluarkan pengetahuannya. “Yah disesuaikan sama harganya dong!” yang jualan nggak terima dagangannya dinyinyirin begitu di depan … Read more

Tetap Semangat di Rumah Saja, Berikut Resep Mudahnya!

Sumber gambar freepik.com Sebagai seseorang yang bekerja dari rumah, aku enjoy-enjoy saja sih meski menghabiskan sepanjang hari ngendon di rumah. Tapi entah ya, sejak pandemi beserta pembatasan gerak yang digalakkan, rasanya kok lebih sering ingin bermalas-malasan. Jeleknya jika terlanjur rebahan maka aku akan betah melakukannya sepanjang hari 🙂 Walaupun menjadi tidak produktif boleh-boleh saja untuk sesekali dilakukan, … Read more

Menikah dan Kebebasan yang (Katanya) Menghilang

Pernah mendengar pendapat seseorang, katanya hidup perempuan akan lebih rumit setelah menjadi istri. Atas dasar itu, dia memilih single mengingat ada banyak hal yang ingin dia lakukan. Masih pingin bebas, pingin mengejar karir, pingin membeli rumah, membahagiakan orang tua, pingin ini itu, pingin semuanya pokoknya selain menikah.  Terus ujung-ujungnya ngenyek perempuan yang sudah beranak 🤣 Menurutnya … Read more

Sebagai Ibu, Ini Perasaanku Setelah Menonton The World of the Married

Sumber gambar official Instagram JTBC Kali ini aku coba mau ngomongin drakor The World of the Married, mumpung lagi anget-angetnya. Tapi dari kacamataku sebagai seorang ibu ya.. Ada beberapa orang yang mengaku, dirinya heran pada orang-orang yang ketagihan menonton drama Korea alias drakor. Kadang-kadang sebagian dari mereka secara tidak langsung menganggap dirinya ‘hebat’ karena memiliki … Read more

Ngirit Terus, Kapan Senang-senang?

Jadi pada akhirnya menjadi ibu memberiku banyak pengalaman seru. Satu diantaranya, dalam membelanjakan uang nih. Hidup tanpa bekal cukup tentang me-manage rejeki membuatku bersyukur karena dipertemukan dengan suami yang hemat sehingga aku bisa berguru langsung. Maybe ada yang pingin baca kisahku dalam menyikapi jodoh di sini. Sejak akhir tahun 2019 kemarin, aku sudah mulai menerapkan … Read more

Ketika Hidup Termonetisasi

Sudah seminggu ini anak saya hobi banget numpang mandi di rumah tetangga. Ada yang bilang sebabnya karena kamar mandi milik tetangga lebih cantik. Tapi menurut saya sih, gara-gara kamar mandi itu dilengkapi shower sehingga mereka bisa berlagak main hujan-hujanan. Tidak ada yang keberatan termasuk dengan si empunya rumah. Cuma saya sendiri nih yang rasanya kok … Read more

Bukan Pelit, Tapi Prioritas

Kemarin saya sempat menulis blogpost berjudul “Menjadi Pelit” karena tiba-tiba merasa, ‘eh kok aku sekarang selalu berfikir sejuta kali ya sebelum memutuskan membeli barang.’ Sebagai rakyat jelata saya tetap berpegang teguh pada prinsip, ‘kalau bisa murah kenapa harus mahal?’ Alasan kenapa saya menjadi kayak gitu, sudah saya tulis di blogpost tersebut. Lalu ada seorang teman … Read more

Review Naturizer Hand Sanitizer by Lemonilo, Wangi dan Nggak Bikin Kulit Kering!

Gara-gara Corona, ada banyak barang yang sebelumnya tampak ‘biasa aja’ kini mendadak jadi primadona. Nah, sebagai alternatif pertolongan dalam menjaga kehigienisan tangan saat berada jauh dari sabun dan air mengalir, hand sanitizer begitu diburu. Bagi saya, memiliki hand sanitizer ini antara penting dan nggak penting. Sebagian besar kegiatan, saya habiskan di rumah. Jadi akses untuk … Read more

Menjadi Pelit

Dulu saya kerap menganggap ‘yaelah segitu doang,’ pada ibu-ibu yang terlalu cermat dalam membelanjakan uang. Ya, gimana, demi menghemat uang 500 sampai 1000 rupiah, mereka rela untuk belanja di tempat yang lebih jauh, ramai, antri, desak-desakan, panas. Mereka bahkan rela berangkat lebih pagi untuk mendapat sayur bagus plus murah. Eh, kuwalat ya. Setelah jadi ibu … Read more